Arif - Redaction tutor - Kecamatan Jebres
1st lesson free
Arif - Redaction tutor - Kecamatan Jebres

One of our best tutors. Quality profile, experience in their field, verified qualifications and a great response time. Arif will be happy to arrange your first Redaction lesson.

Arif

One of our best tutors. Quality profile, experience in their field, verified qualifications and a great response time. Arif will be happy to arrange your first Redaction lesson.

  • Rate PKR 2,412
  • Response 3h
  • Students

    Number of students Arif has accompanied since arriving at Superprof

    50+

    Number of students Arif has accompanied since arriving at Superprof

Arif - Redaction tutor - Kecamatan Jebres
  • 4.9 (33 reviews)

PKR 2,412/hr

1st lesson free

Contact

1st lesson free

1st lesson free

  • Redaction
  • English Literature
  • Test prep
  • Thesis and dissertation writing assistance
  • Dissertation

UI Bachelors are Ready to Help Prepare Your Thesis to Finish Quickly with Satisfactory Results in Solo and Surrounding Areas

  • Redaction
  • English Literature
  • Test prep
  • Thesis and dissertation writing assistance
  • Dissertation

Lesson location

Ambassador

One of our best tutors. Quality profile, experience in their field, verified qualifications and a great response time. Arif will be happy to arrange your first Redaction lesson.

About Arif

Hello! My name is Arif Nur Setiawan. I am a professional teacher in guiding thesis writing. Currently, I have completed my undergraduate education (Bachelor) at the Java Study Program, Faculty of Cultural Sciences, University of Indonesia (UI). My field of study is linguistics and culture with the thesis title "The Concept of Beauty of Javanese Women in Panyandra: An Analysis of Metaphors" which I received satisfactory marks.

I accept students from all majors or study programs, both from Diploma I, Diploma II, Diploma III, Diploma IV, Undergraduate, and Postgraduate education levels.

In this course, students will be assisted starting from the selection of research topics, selection of thesis titles, thesis writing process, thesis trial preparation to post-trial thesis revision. You don't need to be afraid and feel hopeless that you can't finish the thesis, because I am ready to help guide you wholeheartedly.

See more

About the lesson

  • Primary
  • Middle School
  • SSC
  • +6
  • levels :

    Primary

    Middle School

    SSC

    HSSC

    Adult Education

    Bachelor

    Master

    Doctoral

    Pre-Primary

  • English

All languages in which the lesson is available :

English

The first step, I will provide input and motivation to students that writing a thesis is easy and fun. Furthermore, students will be guided to find and choose the problem to be solved. These problems will be formulated into questions that will later be answered. The next step, students will be assisted in finding related previous studies, as well as finding differences with previous research. The next stage, students are directed to find sources or research data. After the research data is determined, the next step students will try to analyze the data with existing theories. At this stage, the selection of a theory that fits the research data will greatly determine the results of the study. The last step is to conclude the research results.

See more

Rates

Rate

  • PKR 2,412

Pack prices

  • 5h: PKR 12,058
  • 10h: PKR 24,116

online

  • PKR 2,412/h

Travel

  • + PKR 45,000

free lessons

The first free lesson with Arif will allow you to get to know each other and clearly specify your needs for your next lessons.

  • 30mins

Details

The rates listed are still subject to change up to IDR 0 (ZERO RUPIAH) or FREE. Determination of tariffs will be adjusted to your economic capacity. I call this tariff the WISDOM PRICE. For students or parents of students who are economically able to pay in full or more. This extra rate is used for subsidies. Students or their parents who are not economically well off or from underprivileged families can pay as much as they can.

For example:
Student A comes from an economically well-off family. Subscribe to the Thesis and Dissertation Writing Preparation course and agree to pay extra. The Thesis and Dissertation Preparation Course with a full rate of IDR 100,000/hour, he can afford to pay IDR 150,000/hour to subsidize students or parents of students who can't afford it.

My goal is simple, I want all levels of society to be able to access a good education at a price that is right and affordable according to their economic level.

Hopefully this small step I take will have a positive impact on the world of education in Indonesia. No more worrying about tuition fees for private or group lessons or courses.

If you come from a low-income or economically disadvantaged family, don't hesitate to contact me via this Superprof page.

So let's study together!

Find out more about Arif

Find out more about Arif

  • 1) Kapan Anda mengembangkan minat dalam bidang pilihan Anda dan minat dalam kursus privat?

    Minat saya terhadap bahasa Jawa berkembang sejak menempuh pendidikan Sastra Jawa di Universitas Indonesia pada tahun 2010, yang memperkenalkan saya secara mendalam pada bahasa, sastra, dan budaya Jawa. Seiring pengalaman mengajar, saya melihat bahwa sebagian besar siswa membutuhkan pendekatan belajar bahasa Jawa yang lebih personal, mudah dipahami, dan aplikatif.

    Dari situlah saya menekuni kursus privat, karena memungkinkan pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan siswa, mulai dari ngoko, krama, aksara Jawa, hingga penggunaan bahasa Jawa dalam situasi nyata. Pendekatan ini membuat proses belajar lebih efektif, menyenangkan, dan berdampak langsung pada peningkatan kemampuan berbahasa siswa.
  • 2) Ceritakan lebih banyak tentang subjek yang Anda ajar, topik yang ingin Anda diskusikan dengan siswa (dan mungkin topik yang Anda kurang lebih sukai).

    Saya mengajar bahasa Jawa secara komprehensif, mulai dari keterampilan berbahasa (ngoko, krama, dan krama inggil), aksara Jawa, hingga pemahaman sastra dan budaya Jawa sebagai konteks hidup dari bahasa itu sendiri. Bagi saya, bahasa Jawa bukan sekadar mata pelajaran, melainkan sistem komunikasi yang sarat etika, nilai, dan cara pandang hidup.

    Topik yang paling saya tekuni dan senang diskusikan bersama siswa meliputi penggunaan bahasa Jawa yang tepat sesuai situasi sosial, perbedaan tingkat tutur dalam kehidupan sehari-hari, serta cara membaca dan menulis aksara Jawa dengan logika yang mudah dipahami.

    Saya juga sering mengaitkan materi dengan contoh nyata, seperti misalnya dalam percakapan, teks sastra, tembang, maupun tradisi lisan agar siswa tidak hanya paham secara teori, tetapi juga mampu menggunakannya secara praktis.

    Saya sangat menikmati dalam mendampingi siswa yang ingin memahami bahasa Jawa secara utuh dan bermakna, baik untuk kebutuhan akademik, profesional, maupun pelestarian budaya. Sementara itu, saya cenderung menghindari pendekatan hafalan semata tanpa konteks, karena berdasarkan pengalaman mengajar menunjukkan bahwa bahasa Jawa akan lebih mudah dikuasai jika dipelajari melalui pemahaman makna, fungsi, dan praktik nyata dalam kehidupan.
  • 3) Apakah Anda memiliki seorang yang menjadi role model Anda; seperti seorang guru yang menginspirasi Anda hingga kini?

    Ya, saya memiliki sosok guru yang hingga kini menjadi role model dan sumber inspirasi dalam perjalanan saya di bidang bahasa Jawa. Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar, saya mengalami kesulitan dalam membaca dan menulis, termasuk tantangan disleksia. Namun, para guru saya saat itu tidak melihat keterbatasan sebagai hambatan, melainkan sebagai potensi yang perlu didampingi dengan cara yang tepat.

    Dengan kesabaran dan pendekatan yang personal, guru-guru saya membimbing saya melalui latihan membaca geguritan (puisi berbahasa Jawa) secara bertahap. Proses ini tidak hanya membantu saya memahami bahasa, tetapi juga melatih kepekaan rasa, irama, dan kepercayaan diri. Dalam beberapa bulan, kemampuan membaca saya berkembang pesat hingga saya mampu membaca dengan lancar dan mewakili sekolah dalam Lomba Membaca Geguritan tingkat Kecamatan, bahkan berhasil menjadi juara hingga tingkat Kabupaten.

    Pengalaman inilah yang membentuk cara pandang saya sebagai pengajar hingga saat ini. Saya percaya bahwa setiap siswa memiliki potensi, dan dengan pendampingan yang tepat, empatik, dan kontekstual, bahasa Jawa dapat dipelajari oleh siapa pun termasuk mereka yang pernah merasa kesulitan. Nilai inilah yang selalu saya bawa dalam setiap proses pembelajaran privat bersama siswa.
  • 4) Menurut Anda, apa kualitas yang diperlukan untuk menjadi guru yang baik?

    Menurut saya, kualitas utama seorang guru yang baik adalah empati, kesabaran, dan kemampuan memahami kebutuhan belajar setiap siswa secara personal. Pengalaman saya sebagai siswa yang pernah mengalami kesulitan membaca dan menulis mengajarkan bahwa setiap individu memiliki cara belajar yang berbeda, dan tugas guru bukan hanya menyampaikan materi, tetapi menemukan pendekatan yang paling tepat bagi tiap siswa.

    Selain itu, guru yang baik harus memiliki kompetensi pedagogis dan penguasaan materi yang kuat, sehingga mampu menjelaskan pelajaran secara runtut, kontekstual, dan mudah dipahami. Dalam pembelajaran bahasa Jawa, hal ini berarti tidak sekadar mengajarkan aturan bahasa, tetapi juga menanamkan pemahaman tentang makna, etika tutur, dan penggunaan bahasa sesuai situasi nyata.

    Kualitas penting lainnya adalah kemampuan memotivasi dan membangun kepercayaan diri siswa. Ketika siswa merasa aman dan didukung, proses belajar menjadi lebih efektif dan menyenangkan. Inilah prinsip yang selalu saya terapkan dalam pengajaran privat: pendampingan yang sabar, komunikatif, dan berorientasi pada perkembangan nyata siswa.

    Bagi saya, guru yang baik adalah mereka yang mampu mengubah kesulitan menjadi potensi, dan menjadikan proses belajar sebagai pengalaman yang bermakna.
  • 5) Ceritakan pengalaman unik atau menarik yang pernah terjadi selama pengalaman Anda mengajar.

    Salah satu pengalaman paling unik dan berkesan selama saya mengajar adalah kesempatan mendampingi siswa dengan latar belakang usia dan profesi yang sangat beragam. Saya pernah mengajar siswa yang usianya jauh lebih tua dari saya, termasuk lanjut usia, yang ingin mempelajari bahasa Jawa untuk memperdalam komunikasi dan memahami budaya secara lebih personal. Pengalaman ini mengajarkan saya pentingnya kesabaran, empati, dan penyesuaian metode belajar sesuai kebutuhan masing-masing individu.

    Di sisi lain, saya juga pernah mengajar siswa dengan jabatan akademik dan profesional yang tinggi, seperti rektor perguruan tinggi, pengusaha internasional, serta dokter dari luar negeri. Tantangan sekaligus keistimewaannya adalah bagaimana menyampaikan materi bahasa Jawa secara sistematis, relevan, dan setara, sehingga pembelajaran tetap dialogis dan saling menghargai.

    Adapun yang tidak kalah menarik, saya juga mendampingi anak usia prasekolah, dengan pendekatan bermain dan cerita agar bahasa Jawa dapat dikenalkan sejak dini secara alami dan menyenangkan. Keberagaman pengalaman ini memperkaya cara saya mengajar dan menegaskan bahwa bahasa Jawa dapat dipelajari oleh siapa pun, tanpa batas usia maupun latar belakang, selama metode pembelajarannya tepat dan manusiawi.
  • 6) Apa kesulitan atau tantangan yang Anda hadapi atau masih Anda hadapi dalam subjek Anda?

    Tantangan utama dalam mengajar bahasa Jawa adalah perbedaan latar belakang bahasa, usia, dan tujuan belajar siswa. Bahasa Jawa memiliki tingkat tutur (ngoko, krama, krama inggil), kosakata yang kontekstual, serta keterkaitan erat dengan budaya dan etika sosial. Bagi beberapa siswa, terutama non-penutur Bahasa Jawa atau generasi muda hal ini sering dianggap rumit dan menakutkan sejak awal.

    Tantangan lain adalah kecenderungan siswa untuk menghafal tanpa memahami konsep, sehingga kemampuan berbahasa sulit berkembang secara alami. Selain itu, saya juga kerap menemui siswa dengan pengalaman belajar sebelumnya yang kurang menyenangkan, sehingga kepercayaan diri mereka terhadap Bahasa Jawa cukup rendah.

    Untuk menghadapi tantangan tersebut, saya menerapkan pendekatan pembelajaran privat yang adaptif melalui metode Smart Learning–Repetition (SL-R), yaitu memahami konsep materi secara tematik lalu mengulanginya secara bertahap dalam konteks yang berbeda. Pendekatan ini membantu siswa membangun pemahaman yang kuat, mengurangi beban hafalan, dan meningkatkan kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Jawa secara nyata.

    Bagi saya, tantangan dalam subjek ini justru menjadi ruang inovasi untuk terus mengembangkan metode pengajaran agar bahasa Jawa dapat dipelajari secara mudah, relevan, dan bermakna oleh siapa pun.
  • 7) Apakah Anda memiliki passion khusus dalam mengajar? Apakah Anda suka mengajar secara umum atau ada materi dari subjek tersebut yang Anda gemari atau ada sesuatu yang menarik yang belum kita ketahui tentang Anda?

    Ya, saya memiliki renjana dalam mendampingi proses belajar setiap individu secara personal. Mengajar bagi saya bukan sekadar menyampaikan materi, tetapi membantu siswa menemukan cara belajar yang paling sesuai dengan dirinya. Pengalaman pribadi saya yang pernah mengalami kesulitan membaca dan menulis membuat saya sangat peka terhadap kebutuhan siswa yang belajar dengan ritme dan gaya yang berbeda.

    Dalam subjek bahasa Jawa, saya sangat gemar mengajarkan tingkat tutur (ngoko, krama, dan krama inggil) serta aksara Jawa, karena di situlah bahasa Jawa menunjukkan kekayaan makna, etika, dan keindahan budayanya. Saya menikmati proses membimbing siswa hingga mampu menggunakan bahasa Jawa secara tepat dalam konteks nyata, bukan sekadar memahami teori.

    Hal lain yang mungkin belum banyak diketahui adalah saya senang mengolah materi menjadi tematik dan berulang secara cerdas melalui metode Smart Learning–Repetition (SL-R). Saya percaya pengulangan yang tepat, dalam suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan, dapat mengubah kesulitan menjadi kepercayaan diri. Selain itu, saya juga mengajar berbagai subjek di Superprof, seperti misalnya Kelas Bahasa Indonesia, Penulisan Kreatif, Puisi, Batik, Berkebun Permakultur, Bimbingan Skripsi, Tesis, dan Disertasi, Dukungan untuk Siswa Dengan Disleksia, dan berbagai kelas terkait ilmu sosial humaniora. Renjana inilah yang terus mendorong saya untuk mengajar dengan sepenuh hati dan terus berkembang bersama para siswa.
  • 8) Apa yang membuat Anda menjadi seorang Guru teladan?

    Bagi saya, yang menjadikan seorang guru teladan bukan hanya penguasaan materi, tetapi ketulusan dalam mendampingi proses belajar setiap siswa. Pengalaman pribadi saya yang pernah mengalami kesulitan membaca dan menulis membentuk cara pandang saya bahwa setiap siswa memiliki potensi, asalkan diberi ruang, waktu, dan pendekatan yang tepat.

    Sebagai guru bahasa Jawa dan ilmu sosial humaniora, saya berusaha menjadi teladan melalui sikap sabar, konsisten, dan menghargai perbedaan kemampuan serta latar belakang siswa, baik anak-anak, dewasa, lanjut usia, maupun profesional dengan jabatan tinggi. Saya menanamkan nilai bahwa belajar adalah proses yang manusiawi, bukan tekanan, sehingga siswa merasa aman dan percaya diri.

    Saya juga mencontohkan komitmen terhadap kualitas dan pembelajaran berkelanjutan, dengan terus mengembangkan metode Smart Learning–Repetition (SL-R) agar materi dipahami secara mendalam dan aplikatif. Menjadi guru teladan bagi saya berarti hadir sepenuhnya bagi siswa, mengajar dengan integritas, dan membantu mereka berkembang tidak hanya dalam kemampuan berbahasa, tetapi juga dalam sikap dan kepercayaan diri.
--
--

Similar Redaction teachers in Kecamatan Jebres

  • Laura

    New York, United States & Online

    5 (25 reviews)
    • PKR19,513/hr
    • 1st lesson free
  • Elodie

    Levallois-Perret, France & Online

    5 (127 reviews)
    • PKR16,338/hr
    • 1st lesson free
  • Sherry

    Vancouver, Canada & Online

    5 (63 reviews)
    • PKR41,035/hr
    • 1st lesson free
  • Laura

    London, United Kingdom & Online

    5 (33 reviews)
    • PKR18,940/hr
    • 1st lesson free
  • Jérôme

    Paris 7e, France & Online

    5 (202 reviews)
    • PKR39,212/hr
    • 1st lesson free
  • Mary

    Redwood City, United States & Online

    5 (36 reviews)
    • PKR6,969/hr
    • 1st lesson free
  • Michelle

    Vancouver, Canada & Online

    5 (25 reviews)
    • PKR40,009/hr
    • 1st lesson free
  • Davayne

    Baldwinsville, United States & Online

    5 (53 reviews)
    • PKR8,363/hr
    • 1st lesson free
  • Rekha

    Mumbai, India & Online

    5 (52 reviews)
    • PKR2,350/hr
    • 1st lesson free
  • Carlos

    Lisboa, Portugal & Online

    5 (24 reviews)
    • PKR8,169/hr
    • 1st lesson free
  • Henry

    Melbourne, Australia & Online

    5 (21 reviews)
    • PKR9,019/hr
    • 1st lesson free
  • Emily

    Dearing, United States & Online

    5 (25 reviews)
    • PKR11,150/hr
  • Nagatt Rose

    Genève, Switzerland & Online

    5 (16 reviews)
    • PKR26,712/hr
  • Syed

    Toronto, Canada & Online

    5 (27 reviews)
    • PKR18,466/hr
    • 1st lesson free
  • Gabriela

    Ciudad de México, Mexico & Online

    5 (29 reviews)
    • PKR9,568/hr
  • Miguel

    Guadalajara, Mexico & Online

    5 (32 reviews)
    • PKR7,176/hr
    • 1st lesson free
  • Leonie

    Melbourne, Australia & Online

    5 (33 reviews)
    • PKR14,029/hr
  • Ruby

    Eltham, Australia & Online

    5 (17 reviews)
    • PKR24,050/hr
  • Davide

    Como, Italy & Online

    5 (17 reviews)
    • PKR8,823/hr
    • 1st lesson free
  • Connor

    Oakville, Canada & Online

    5 (35 reviews)
    • PKR12,310/hr
    • 1st lesson free
  • See Redaction tutors